
08 Feb 6 Kesalahan Dalam Memilih Warna Cat Tembok
Banyak orang keliru pada saat memilih warna cat rumah. Kesalahan dalam memilih warna cat tembok akan membuat suasana rumah menjadi kurang ideal .
Misalnya saja, saat Anda memilih warna yang terlalu terang, suasana rumah akan menjadi sangat sesak dan panas. Padahal ukuran rumah Anda sudah dibuat menjadi minimalis. Ditambah lagi, banyak furniture dengan warna terang di ruangan tersebut.
Memilih warna cat dinding memang tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan. Misalnya saja psikologis warna, perpaduan antara warna dan furniture, serta pencahayaan rumah.
Baca Juga: Kombinasi Cantik Warna Cat Tembok Luar Rumah
Untuk menghindari melakukan kesalahan tersebut, yuk simak beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat memilih warna dinding.
Tidak Mempertimbangkan Furniture Yang Ada
Sebelum membeli cat tembok, ada baiknya mempertimbangkan warna furniture yang dimiliki. Misalnya di ruang tamu ada sofa berwarna merah. Jadi Anda bisa menyesuaikan pemilihan warna cat dinding dengan warna sofa tersebut. Anda bisa memilih warna cat tembok abu-abu atau perpaduan abu-abu dengan merah (di dinding sisi lain yang tidak terlalu banyak). Perpaduan yang harmonis, akan menimbulkan suasana yang lebih nyaman.
Hanya Fokus Pada Warna Kesukaan
Terlalu fokus pada warna kesukaan juga tidak baik lho. Pasalnya warna kesukaan Anda belum tentu cocok dengan warna furniture, plafon, atau gabungan warna tertentu yang membuatnya menjadi tidak pas. Jadi berdamai dengan warna yang tidak disukai atau mulai meminati warna lain di luar warna kesukaan sangat disarankan. Ini bertujuan agar Anda bisa menciptakan suasana ruangan yang lebih baik.
Terlalu Fokus Pada Contoh Warna Di Catalog
Tidak semua warna cat yang Anda lihat di katalog bisa cocok dengan dinding rumah. Jadi sangat disarankan untuk memilih warna cat yang gradasinya tidak terlalu tipis. Misalnya saja Anda membeli cat berwarna putih kemerahmudaan. Namun, saat diaplikasikan ke dinding rumah Anda, warna cat yang terlihat hanya putih saja. Ini bisa terjadi karena tekstur dinding rumah Anda mungkin terlalu kasar. Atau saat mempersiapkan proses pengecatan, tidak melakukan langkah yang tepat. Jadi daripada sakit hati, pilih warna yang kira-kira aman.
Tidak Memperhatikan Psikologis Warna
Psikologis warna sangat penting untuk membangun suasana rumah menjadi lebih baik. Misalnya saja Anda menyukai warna merah, namun menginginkan suasana rumah yang sejuk. Berarti Anda harus memilih warna yang lebih alami untuk membangun suasana tersebut, seperti biru atau hijau. Memperhatikan makna di balik warna akan membantu Anda menentukan pilihan warna sesuai dengan psikologis yang ingin Anda tonjolkan.
Mengabaikan Pencahayaan
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mengabaikan pencahayaan. Jadi warna yang ingin ditampilkan tidak sesuai dengan ekspektasi awal. Saat melihat katalog, warnanya bisa cerah dan memberi semangat, namun saat diaplikasikan terkesan kusam dan tidak gelap. Ini bisa terjadi karena pencahayaan di ruangan rumah Anda kurang.
Tidak Memperhatikan Kesatuan Warna Tiap Ruangan
Tiap bagian dari rumah membentuk satu kesatuan. Jadi pilihlah warna yang harmonis antar ruangan. Jangan hanya karena warna kesukaan tiap anggota keluarga berbeda, lalu mengecat rumah dengan perpaduan yang tidak harmonis. Ini hanya akan menghasilkan warna yang saling bertabrakan dan membuat kacau pandangan mata.
Baca Juga: Ide Warna Cat Tembok Untuk Rumah Minimalis
Memilih warna cat pas memang tidak mudah. Namun, dengan memperhatikan beberapa poin penting di atas, Anda bisa menghindari kesalahan yang sering dilakukan orang-orang. Jika masih bingung, Anda bisa konsultasi dengan kami dengan mengklik di sini, untuk bisa memperoleh cat yang bagus dan murah.

